Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Cahaya biru ponsel mengganggu tidur



Dari hasil Survei - Sembilan dari sepuluh anak muda yang telah terpapar oleh cahaya biru ponsel di dalam kamar pada malam hari memiliki gangguan tidur.
Dari hasil survei ini juga memperlihatkan bahwa sebanyak 28.000.000 orang di Inggris memiliki lama tidur / durasi tidur tidak lebih dari tujuh jam sehari.
Mengitip Prof Richard Wiseman, yang sudah mengadakan penelitian ini mengatakan hasil survei ini "cukup mengkhawatirkan."
Dari hasil survey tersebut didapatkan, dari 2.149 orang dewasa yang disurvei, 78% dari mereka mengatakan akan mengecek ponsel atau tablet mereka sebelum tidur.
Persentase ini meningkat pada kelompok umur 18 sampai 24 tahun, dan hasilnya 91% diantara mereka menyatakan menyalakan ponsel pada saat di kamar pada malam hari.
Menurut Prof Richard Wiseman, dari Universitas Hertfordshire, "Cahaya biru yang dipancarkan dari perangkat ini memberikan efek menekan produksi hormon melatonin yang menginduksi tidur, sangat penting untuk menghindari penggunaannya sebelum masuk waktu tidur," 
Setiap orang membutuhkan durasi waktu tidur yang tidak sama, orang dewasa umumnya dianggap memerlukan durasi tidur minimal tujuh hingga delapan jam setiap malam.
Sedangkan untuk remaja sangat direkomendasikan untuk tidur dalam durasi yang lebih lama, sekitar sembilan jam.
"Hasil (survei) ini sangat mengkhawatirkan sebab tidur kurang dari tujuh jam tidak direkomendasikan, selain itu hal ini bisa berhubungan dengan berbagai masalah lainnya, termasuk didalamnya peningkatan risiko kenaikan berat badan, serangan jantung, diabetes dan kanker," kata Prof Wiseman.
Pekan lalu ahli mata mengatakan bahwa terlalu sering menggunakan ponsel pintar dapat Klikmeningkatkan risiko kerusakan mata.
(Bang Aul - Dari berbagai sumber)

5 Ciri-Ciri Gadget Android "Sakit"




Program yang tidak diinginkan alias malware semakin banyak  di platform Android. Jumlah HandHold (HH) menggunakan OS Android yang positif terinfeksi malware pada ini, 300 % lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. 

Begitu program ini terpasang, malware akan beroperasi secara diam-diam, mengambil dan mencuri data pengguna, atau menghabiskan kuota internet tanpa tanpa diketahui pengguna.

Program jahat dan berbahaya ini menggunakan berbagai macam cara untuk bisa menghindar dari program deteksi ataupun program keamanan pengguna perangkat Android, termasuk kadangkala dengan cara numpang di program lain.

Walaupun begitu kehadirannya malware masih dapat diketahui dengan cara mengamati ciri-ciri ataupun gejala-gejala tertentu. Apa saja? Berikut ini 5 Ciri-Ciri Gadget Android "Sakit" :

1. Daya tahan baterai menurun
Pengguna HH Android yang menggunakan perangkatnya secara normal dan tidak melakukan aktivitas yang banyak menguras baterai pasti bisa memperkirakan kisaran daya tahan rata-rata baterai ponselnya.

Jika daya tahan baterai HH Android anda tiba-tiba mengalami penurunan tanpa sebab yang jelas, kuat dugaan malware menjadi biang keroknya. kita ambil contoh adware, sejenis malware yang secara terus menerus selalu mengirimkan iklan kepada pengguna sehingga menyebabkan mempengaruhi daya tahan baterai perangkat.


2. Terjadi gangguan panggilan.  
Program jahat Malware ada yang memiliki kemampuan menguping pembicaraan yang dilakukan oleh pengguna. Ketika proses ini terjadi, akan muncul efek samping berupa adanya gangguan panggilan atau bisa menyebabkan terjadinya dropped call.

Jika pengguna sangat yakin masalah ini bukan disebabkan oleh terjadi gangguan sinyal, namun bisa jadi karena memang ada malware yang berupaya mencuri ataupun menyadap pembicaraan ataupun melakukan kegiatan mencurigakan lainnya.


3. Pulsa tiba-tiba berkurang bahkan habis.
Hal ini terjadi diakibatkan oleh malware pencuri pulsa dengan bermacam cara metode dan tekniknya, salah satu contohnya mengirim SMS ke nomor dengan tarif premium.

Untuk mengelabui dan menghindari kecurigaan pengguna, beberapa program malware tipe ini hanya menguras sekali sebulan, namun ada juga memiliki kemampuan secara otomatis menghapus aplikasi malware ini sendiri selepas menguras pulsa pengguna HH dengan cepat.

Sebaiknya mengecek pulsa anda untuk melihat apabila ada pengurangan pulsa yang mencurigakan. Bisa jadi kecurigaan ini menggambarkan ada malware di belakangnya.

4. Konsumsi data naik tiba-tiba. 
Hal ini juga mungkin terjadi akibat malware, kemampuannya mirip seperti keanehan pengurangan pulsa pada poin sebelumnya. Perubahan trafik upload atau download sangat mungkin merupakan ciri-ciri bahwa seseorang atau malware sedang memanfaatkan kemampuan koneksi internet pada HH Android anda.

Sebaiknya memansang aplikasi penghitung kuota data sehingga bisa menunjukkan seandainya sebuah perangkat Android telah disusupi oleh malware, hal ini juga bisa mencegah terjadinya kelebihan konsumsi data dibandingkan penggunaan Perangkat sehari-hari.


5. Performa yang menurun.  
Performa perangkat sangat tergantung pada spesifikasi perangkat keras HH Android yang bersangkutan, program jahat malware bisa menyebabkan kinerja perangkat anda turun drastis.

Jika anda pengguna PC yang pernah trinfeksi virus kelas berat pasti sangat populer dengan gejala seperti ini. Salah satu cara memeriksanya adalah dengan cara melihat konsumsi RAM dan load prosesor yang tidak biasa dan tidakwajar.

Tetaplah berhati-hati dan selalu bersiaga

Jika HH Android anda sudah telanjur dijangkiti program jahat malware, ada tips dan beberapa tindakan yang sebaiknya dilakukan.

Pertama adalah dengan cara menghapus aplikasi yang mungkin terkait dengan malware. Jika yang terjadi ternyata malware masih ada walaupun aplikasi inangnya sudah dihapus, maka pilihan terakhir yang selanjutnya bisa anda lakukan adalah melakukan cara melakukan "factory reset" yang akan mereset perangkat anda dan membersihkan memori perangkat.

Beberapa tips lain adalah dengan cara meningkatkan keamanan, beberapa aplikasi keamanan yang tersedia gratis di Google Play Store.

Selain itu langkah pencegahan yang paling umum yang bisa dilakukan adalah dengan cara benar-benar memperhatikan dengan seksama jenis permission yang diminta oleh setiap aplikasi saat akan diinstall.

Banyak sekali aplikasi yang meminta untuk diberikan izin agar bisa melakukan hal-hal berbahaya, namun sebenarnya aplikasi ini tidak diperlukan. Sebaiknya bacalah terlebih dahulu pemintaan permissions ini dengan seksama dan teliti sebelum anda meng-klik tombol "accept".

Itu 5 Ciri-Ciri Gadget Android "Sakit", semoga bermanfaat
(BangAul)